Selasa, 09 Oktober 2018

TUGAS SOFT SKILL 2 REVIEW JURNAL PEMASARAN GLOBAL ATAU INTERNASIONAL


No
Nama
Judul
Hasil & Pembahasan
Sumber
1.
Utomo Tri Yuana dan Zulhamdi Shaleh
Strategi Memasuki Pasar Global Studi Kasus Yanto Pottery Kasongan Bantul
strategi yang digunakan Yanto Pottery untuk masuk ke pasar global adalah strategi ekspor, bukan strategi yang lain (franchise, joint venture, atau investasi langsung). Jawaban kedua terkait dengan kendala-kendala yang dialami ketika memasuki pasar global tidak menjadikan halangan yang berarti dan mengahalangi aktivitas ekspor Yanto Pottery.
Az Zarqa’, Vol. 9, No. 1 Juni 2017
2.

Munir. Moh
Profil Strategi Pemasaran Internasional di Era Global
strategi pemasaran internasional Indonesia  bisa dilakukan dengan menelusuri tiga macam strategic resources. Tiga macam cara yang dimaksud : pertama tangible resources yang meliputi karyawan atau SDM, pelanggan, kapasitas, dana dan produk. Kedua, intangible resources yang meliputi ketrampilan karyawan, mutu pelanggan, peningkatan nilai kepuasan, efisiensi biaya produksi, dan mutu produk. Ketiga  very intangible resources yang menckaup moral karyawan, kesopanan, reputasi dimata pelanggan dan reputasi dimata investor. Untuk aspek terakhir ini pembenahan dan pemulihan reputasi Indonesia dimata rakyat Indonesia sendiri dan dimata dunia memerlukan upaya-upaya dan kampanye khusus untuk mengharumkan kembali reputasi Indonesia dimata dunia. 
Modernisasi, Volume 1, Nomor 3, Oktober 2005
3.

Passileva Ralitza dan M. Al Musadieq
Analisis Strategi Bauran Pemasaran Internasional Produk Baju Busana
(Studi pada PT. Vauza Tamma Abadi)
PT. Vauza Tamma Abadi telah
mengimplementasikan strategi bauran pemasaran dalam sistem pemasaran perusahaan, baik untuk skala domestik
maupun internasional. Dalam hal marketing mix, perusahaan mempunyai keunggulan dari
sisi promosi, di mana perusahaan menggunakan berbagai media untuk memasarkan produknya, baik
online maupun offline. Perusahaan masih mempunyai
kesulitan dalam segi adaptasi produk dengan negara yang dituju. Hal tersebut akan
menyulitkan perusahaan dalam memasuki pasar internasional, di mana setiap negara
mempunyai karakteristik tertentu yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Hal ini tentu saja berkaitan dengan fokus perusahaan yang masih terfokus pada pemenuhan pesanan dari lingkup domestik.
Hambatan selanjutnya juga terletak pada penentuan harga. Perusahaan cenderung menetapkan harga yang sangat rendah demi menarik hati para konsumen, di mana akan
berimbas pada keuntungan yang diperoleh tidak akan maksimal.

Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|
Vol. 57, No.1 April 2018




Sabtu, 06 Oktober 2018

TUGAS 1 SOFT SKILL ARTIKEL TENTANG PEMASARAN GLOBAL



  • Konsep Pemasaran Global

Pemasaran global juga sebuah proses menfokuskan sumber daya (manusia, uang, aset fisik) dan tujuan-tujuan dari suatu organisasi untuk memperoleh kesempatan dan menanggapi ancaman pasar global. Pemasaran yang sukses yang bergantung pada seberapa kuat hal itu bertumpu pada hal-hal yang fundamental. Tetapi bukan berarti semua prinsip marketing adalah sama, memang skenario pemasaran yang berbeda membutuhkan tak tik yang berbeda pula. Mengetahui perbedaan ini sama juga mengetahui perbedaan antara sukses dan kegagalan. Salah satu dari yang menonjol dari pemasaran “global marketing”.  Menjual produk ke luar negeri membutuhkan perspektif yang berbeda daripada yang digunakan untuk bisnis yang di pasarkan untuk pasar domestic.

  • Pemasaran Domestik Menuju Pemasaran Global

Pertama : Pemasaran Domestik dimana
Pemasaran yang secara nyata ditunjukkan pada pasar dalam negeri disebut pemasaran domestik. Orientasi mereka adalah bersifat “ETHNO CENTRIC”, yaitu bahwa sifat pasar atau Konsumen dimanapun akan sama , sehingga manajemen memandang pasar Domestik padat dengan peluang yang jauh lebih aman.
Kedua :  Pemasaran Ekspor
Adalah tahap pertama untuk menanggapi kesempatan pasar di luar negeri. Pemasar ekspor menjadikan pasar di luar negeri sebagai sasaran dan menggantungkan diri pada produksi dalan negeri untuk memasok pasar ini. Fokus dalam tahap ini adalahmenafaatkan produk dan pengalaman dalam negeri.
Ketiga : Pemasaran Internasional
Bertindak lebih jauh lagi dari pemasara ekspor dan menjadi lebih terlibat dalam lingkungan pemasaran dalam negara tempat perusahaan tadi melakukan bisnis.
Keempat : Pemasaran Multinasional
Organisai pemasaran internasional mulai dengan menfokuskan pada memanfaatkan pengalaman dan produk perusahaan.
Kelima : Pemasaran Global
Menfokuskan pada pemanfaatan asset, pengalaman dan produk perusahaan secara global dan pada melakukan penyesuaian pada apa yang benar-benar unik dan berbeda dalan setiap negara. Konsep ini mengakui budaya universal dan perbedaan pasar yang unik.

  • Kekuatan yang Mendorong dan yang Menghambat Bisnis Global

 1. Kekuatan Yang Mendorong
a.   Kebutuhan Pasar   : Budaya universal seperti perbedaan budaya terdapat unsur yang    sama dalam sifat manusia yang menjadi dasar untuk menciptakan dan melayani pasar global. Contoh : minuman ringan, salah satu industri global yang terbesar yang sukses
b.  Teknologi                : Professor Levitt menulis artikel ” kenyataan komersial yang baru munculnya pasar global untuk produk konsumen standar dalam skala yang belum pernah dibyangkan”. Ada kekuatan yang amat besar yang mendorong dunia ke arah menyatunya hal-hal yang sudah umum dan kekuatan itu adalah Teknologi. Teknologi menyederhanakan komunikasi, transpotasi dan perjalanan.
c.  Biaya                      : Keseragaman dapat menurunkan biaya riset, rekayasa, desain, kreatif dan produksi di semua fungsi bisni , dari rekayasa sampai pemasaran dan administrasi.
d.  Mutu                      : Volume global menghasilkan penerimaan dan mutu operasi yang lebih besar untuk mendukung mutu desai dan pembuatan.
e.   Komunikasi dan Transportasi : Revolusi informasi memberikan kontribusi pada berkembangnya pemasaran global.
f.    Daya Tuas             : Keunggulan yang dimilikinya karena perusahaan itu beroperasi secara simultan dilebih dari satu pasar nasinal. Sebuah perusahaan global dapat mengembangkan 5 tipe daya tuas :
1.      Transfer pengalaman
2.      Transfer sistem
3.      Penghematan skala
4.      Pendayagunaan Sumber daya
5.      Strategi global
2.      Kekuatan Yang Menghambat
a.  Perbedaan Pasar : Dalam setiap kategori produk, perbedaan masih cukup banyak diantara batas negara dan budaya budaya yang memerlukan adaptasi dari beberapa unsur bauran pemasaran.
b.  Sejarah                : Sejarah merek dagang mungkin memerlukan strategi pemasaran khusus dan berbeda, serta di setiap negara perlu penentuan posisi tersendiri.
c.   Kecadokan Manajemen : Dalam banyak hal, produk dan kategori merupakan calon untuk globalisasi, tetapi manajement tidak menangkap kesempatan tsb.
d.  Budaya Organisasi          : Perusahaan global yang sukses adalah pemsar yang telah belajar cara memadukan visi global dan perspektif dengan insiatif dan masukan pasar lokal. Hal ini sulit dilakukan oleh perusahaan.
e.   Kendali Nasional/ Hambatan untuk masuk suatu Negara  : Setiap negara melindungi perusahaan lokal dan kepentingannya dengan memegang kendali terhadap akses pasar dan jalan masuknya.
  • Tahap-Tahap Pengembangan Korporasi Transnasional
Perusahaan Transnasional : Penjualan, investasi dan operasi berada di banyak negara
Perusahaan dunia terpadu yang menghubungkan sumber daya global   dengan pasar global untuk menghasilkan laba
Geosentris - mengakui adanya persamaan dan perbedaan dan mengadopsi pandangan dunia à Think globally act locally
Mengadopsi strategi global à menambah nilai
Pengetahuan dalam transnasional diciptakan oleh seluruh fungsi di semua lokasi dan dikembangkan bersama serta disebarkan ke seluruh dunia (Aset kunci: tersebar, saling tergantung, terspesialisasi. Co: R&D)
Pada tahap kelima, perusahaan global semakin lama semakin mendominasi pasar dan industri di seluruh dunia dan kemudian menjadi perusahaan transnasional yang merupakan perusahaan dunia yang terpadu yang menghubungkan sumber daya global dengan pasar global dan membuat laba. Perusahaan pada tahap kelima mempunyai orientasi geosentris., mengakui adanya perbedaan dan persamaan serta mengadopsi pandangan dunia. Perusahaan mengadopsi strategi global yang memungkinkannya untuk meminimalkan penyesuaian di berbagai negara pada yang benar-benar menambah nilai bagi pelanggan di negara tersebut.

   Daftar Pustaka
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. Manajemen Pemasaran Edisi Tiga Belas.  Jakarta:   Erlangga. 2008.
               Tjiptono, Fandy dan Gregorius Chandra. Pemasaran Strategik Edisi 2. Yogyakarta: Penerbit        Andi. 2012