|
No
|
Nama
|
Judul
|
Hasil & Pembahasan
|
Sumber
|
|
1.
|
Utomo
Tri Yuana dan Zulhamdi Shaleh
|
Strategi
Memasuki Pasar Global Studi Kasus Yanto Pottery Kasongan Bantul
|
strategi
yang digunakan Yanto Pottery untuk masuk ke pasar global adalah strategi
ekspor, bukan strategi yang lain (franchise, joint venture, atau investasi
langsung). Jawaban kedua terkait dengan kendala-kendala yang dialami ketika
memasuki pasar global tidak menjadikan halangan yang berarti dan mengahalangi
aktivitas ekspor Yanto Pottery.
|
Az
Zarqa’, Vol. 9, No. 1 Juni 2017
|
|
2.
|
Munir.
Moh
|
Profil
Strategi Pemasaran Internasional di Era Global
|
strategi
pemasaran internasional Indonesia bisa
dilakukan dengan menelusuri tiga macam strategic resources. Tiga macam cara
yang dimaksud : pertama tangible resources yang meliputi karyawan atau SDM,
pelanggan, kapasitas, dana dan produk. Kedua, intangible resources yang
meliputi ketrampilan karyawan, mutu pelanggan, peningkatan nilai kepuasan,
efisiensi biaya produksi, dan mutu produk. Ketiga very intangible resources yang menckaup
moral karyawan, kesopanan, reputasi dimata pelanggan dan reputasi dimata
investor. Untuk aspek terakhir ini pembenahan dan pemulihan reputasi
Indonesia dimata rakyat Indonesia sendiri dan dimata dunia memerlukan upaya-upaya
dan kampanye khusus untuk mengharumkan kembali reputasi Indonesia dimata
dunia.
|
Modernisasi,
Volume 1, Nomor 3, Oktober 2005
|
|
3.
|
Passileva
Ralitza dan M. Al Musadieq
|
Analisis
Strategi Bauran Pemasaran Internasional Produk Baju Busana
(Studi pada PT. Vauza Tamma
Abadi)
|
PT.
Vauza Tamma Abadi telah
mengimplementasikan
strategi bauran pemasaran dalam sistem pemasaran perusahaan, baik untuk skala
domestik
maupun
internasional. Dalam hal marketing mix, perusahaan mempunyai keunggulan dari
sisi
promosi, di mana perusahaan menggunakan berbagai media untuk memasarkan
produknya, baik
online
maupun offline. Perusahaan masih mempunyai
kesulitan
dalam segi adaptasi produk dengan negara yang dituju. Hal tersebut akan
menyulitkan
perusahaan dalam memasuki pasar internasional, di mana setiap negara
mempunyai
karakteristik tertentu yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Hal
ini tentu saja berkaitan dengan fokus perusahaan yang masih terfokus pada
pemenuhan pesanan dari lingkup domestik.
Hambatan
selanjutnya juga terletak pada penentuan harga. Perusahaan cenderung
menetapkan harga yang sangat rendah demi menarik hati para konsumen, di mana
akan
berimbas
pada keuntungan yang diperoleh tidak akan maksimal.
|
Jurnal
Administrasi Bisnis (JAB)|
Vol.
57, No.1 April 2018
|
Selasa, 09 Oktober 2018
TUGAS SOFT SKILL 2 REVIEW JURNAL PEMASARAN GLOBAL ATAU INTERNASIONAL
Sabtu, 06 Oktober 2018
TUGAS 1 SOFT SKILL ARTIKEL TENTANG PEMASARAN GLOBAL
- Konsep Pemasaran Global
Pemasaran global juga sebuah proses menfokuskan sumber daya
(manusia, uang, aset fisik) dan tujuan-tujuan dari suatu organisasi untuk
memperoleh kesempatan dan menanggapi ancaman pasar global. Pemasaran yang sukses
yang bergantung pada seberapa kuat hal itu bertumpu pada hal-hal yang
fundamental. Tetapi bukan berarti semua prinsip marketing adalah sama, memang
skenario pemasaran yang berbeda membutuhkan tak tik yang berbeda pula.
Mengetahui perbedaan ini sama juga mengetahui perbedaan antara sukses dan
kegagalan. Salah satu dari yang menonjol dari pemasaran “global
marketing”. Menjual produk ke luar negeri membutuhkan perspektif yang
berbeda daripada yang digunakan untuk bisnis yang di pasarkan untuk pasar domestic.
- Pemasaran Domestik Menuju Pemasaran Global
Pertama :
Pemasaran Domestik dimana
Pemasaran yang secara nyata
ditunjukkan pada pasar dalam negeri disebut pemasaran domestik. Orientasi
mereka adalah bersifat “ETHNO
CENTRIC”, yaitu bahwa sifat pasar atau
Konsumen dimanapun akan sama , sehingga manajemen memandang pasar Domestik
padat dengan peluang yang jauh lebih aman.
Kedua : Pemasaran Ekspor
Adalah tahap pertama untuk
menanggapi kesempatan pasar di luar negeri. Pemasar ekspor menjadikan pasar di
luar negeri sebagai sasaran dan menggantungkan diri pada produksi dalan negeri
untuk memasok pasar ini. Fokus dalam tahap ini adalahmenafaatkan produk dan
pengalaman dalam negeri.
Ketiga : Pemasaran Internasional
Bertindak lebih jauh lagi dari
pemasara ekspor dan menjadi lebih terlibat dalam lingkungan pemasaran dalam
negara tempat perusahaan tadi melakukan bisnis.
Keempat : Pemasaran Multinasional
Organisai pemasaran internasional
mulai dengan menfokuskan pada memanfaatkan pengalaman dan produk perusahaan.
Kelima : Pemasaran Global
Menfokuskan pada pemanfaatan asset,
pengalaman dan produk perusahaan secara global dan pada melakukan penyesuaian
pada apa yang benar-benar unik dan berbeda dalan setiap negara. Konsep ini
mengakui budaya universal dan perbedaan pasar yang unik.
- Kekuatan yang Mendorong dan yang Menghambat Bisnis Global
1. Kekuatan Yang Mendorong
a.
Kebutuhan Pasar : Budaya universal seperti perbedaan budaya
terdapat unsur yang sama dalam sifat manusia yang menjadi dasar
untuk menciptakan dan melayani pasar global. Contoh : minuman ringan, salah
satu industri global yang terbesar yang sukses
b. Teknologi : Professor Levitt menulis
artikel ” kenyataan komersial yang baru munculnya pasar global untuk produk konsumen
standar dalam skala yang belum pernah dibyangkan”. Ada kekuatan yang amat besar
yang mendorong dunia ke arah menyatunya hal-hal yang sudah umum dan kekuatan
itu adalah Teknologi. Teknologi menyederhanakan komunikasi, transpotasi dan
perjalanan.
c. Biaya :
Keseragaman dapat menurunkan biaya riset, rekayasa, desain, kreatif dan
produksi di semua fungsi bisni , dari rekayasa sampai pemasaran dan
administrasi.
d. Mutu :
Volume global menghasilkan penerimaan dan mutu operasi yang lebih besar untuk
mendukung mutu desai dan pembuatan.
e. Komunikasi
dan Transportasi
: Revolusi informasi memberikan kontribusi pada berkembangnya pemasaran global.
f. Daya
Tuas :
Keunggulan yang dimilikinya karena perusahaan itu beroperasi secara simultan
dilebih dari satu pasar nasinal. Sebuah perusahaan global dapat mengembangkan 5
tipe daya tuas :
1.
Transfer
pengalaman
2.
Transfer
sistem
3.
Penghematan
skala
4.
Pendayagunaan
Sumber daya
5.
Strategi
global
2.
Kekuatan Yang Menghambat
a. Perbedaan
Pasar : Dalam setiap kategori produk,
perbedaan masih cukup banyak diantara batas negara dan budaya budaya yang
memerlukan adaptasi dari beberapa unsur bauran pemasaran.
b. Sejarah : Sejarah merek dagang mungkin
memerlukan strategi pemasaran khusus dan berbeda, serta di setiap negara perlu
penentuan posisi tersendiri.
c. Kecadokan
Manajemen : Dalam
banyak hal, produk dan kategori merupakan calon untuk globalisasi, tetapi
manajement tidak menangkap kesempatan tsb.
d. Budaya
Organisasi
: Perusahaan global yang sukses adalah pemsar yang telah belajar cara
memadukan visi global dan perspektif dengan insiatif dan masukan pasar lokal.
Hal ini sulit dilakukan oleh perusahaan.
e. Kendali
Nasional/ Hambatan untuk masuk suatu Negara : Setiap negara
melindungi perusahaan lokal dan kepentingannya dengan memegang kendali terhadap
akses pasar dan jalan masuknya.
- Tahap-Tahap Pengembangan Korporasi Transnasional
Perusahaan Transnasional : Penjualan,
investasi dan operasi berada di banyak negara
Perusahaan dunia terpadu yang
menghubungkan sumber daya global dengan pasar global untuk menghasilkan
laba
Geosentris - mengakui adanya
persamaan dan perbedaan dan mengadopsi pandangan dunia à Think
globally act locally
Mengadopsi strategi global à menambah
nilai
Pengetahuan dalam transnasional diciptakan oleh seluruh
fungsi di semua lokasi dan dikembangkan bersama serta disebarkan ke seluruh
dunia (Aset kunci: tersebar, saling tergantung,
terspesialisasi. Co: R&D)
Pada tahap
kelima, perusahaan global semakin lama semakin mendominasi pasar dan industri
di seluruh dunia dan kemudian menjadi perusahaan transnasional yang merupakan
perusahaan dunia yang terpadu yang menghubungkan sumber daya global dengan
pasar global dan membuat laba. Perusahaan pada tahap kelima mempunyai orientasi
geosentris., mengakui adanya perbedaan dan persamaan serta mengadopsi pandangan
dunia. Perusahaan mengadopsi strategi global yang memungkinkannya untuk
meminimalkan penyesuaian di berbagai negara pada yang benar-benar menambah
nilai bagi pelanggan di negara tersebut.
Daftar Pustaka
Kotler, Philip dan Kevin Lane
Keller. Manajemen Pemasaran Edisi Tiga Belas. Jakarta: Erlangga.
2008.
Tjiptono, Fandy dan Gregorius
Chandra. Pemasaran Strategik Edisi 2. Yogyakarta: Penerbit Andi. 2012
Langganan:
Postingan (Atom)