PERJALANAN KE KAMPUNG CINA
Hai guys kali ini saya akan menceritakan kunjungan saya ke kampung cina untuk memenuhi salah satu mata kuliah di kampus . Saya kesana bersama teman teman saya terdiri dari Rahmania Gasani, Adianti Riska , Nurisken Permata, Astrid Nurlita tepatnya pada hari minggu . Kami kesana menggunakan angkutan umum . 3 kali menggunakan angkot ,kita berangkat dari pasarminggu lalu naik s15a/s15 turun di pasar rebo,dari pasar rebo naik kwr warna merah ,setelah itu menaiki 121 kita turun tepat di depan kota wisata cibuburnya , lalu untuk sampai ke kampung cinanya kami menaiki 2 ojek dengan harga 10rb/ojek. Tibalah kami di kampung cina ,kampung ini terdapat beberapa yang menjual pernak/pernik khas cina yang identik dengan warna merah .
Dan di dalam kampung cina itu sendiri terdapat beberapa kampung :
Dan di dalam kampung cina itu sendiri terdapat beberapa kampung :
1) Kampung Eropa
2) Kampung Indonesia
3) Kampung Amerika
4) Kampung Jepang
Tetapi dari beberapa kampung diatas hanya bebrapa yang dibuka untuk umum yaitu kampung eropa dan amerika tetapi sangat disayangkan 2 kampung itu sudah tidak terawat .
Kampung China di Cibubur kini menjadi pusat perdagangan terbesar dan termurah produk China di Indonesia. Di sini, pengunjung bisa menemukan pernak-pernik dan barang khas Tionghoa, mulai dari aksesoris hingga elektronik.Sebelum masuk ke Kampung China, Anda akan melewati Gerbang bertuliskan Gerbang Kemakmuran. Dari situ, kita bisa melihat bagaimana aktivitas perdagangan di Kampung China membawa kemakmuran bagi pengunjung yang melancong. Ada sebuah plakat kaligrafi Cina, gambar dua buah naga dan beberapa lampion yang menghiasi gapura. Kemudian pada sebelah kiri dan kanan gapura terdapat dua patung prajurit perang yang membawa obor dan sejenis tombak. Melewati Gerbang Kemakmuran, Anda akan menjumpai puluhan toko/kios yang berjualan fashion, aksesories, pernak-pernik dan aneka mainan anak-anak

Lalu, bagaimana awal mula munculnya Kampung China di Kota Wisata Cibubur ini? Menurut Yelmira selaku kepala pengelola Kampung China Kota Wisata menceritakan tempat ini dibangun sejak tahun 2002.Yelmira mengatakan, pada awal berdirinya tempat ini bernama Kampung Wisata. Pada awal berdiri, menurutnya Kampung Wisata hanya diperuntukkan untuk penghuni perumahan Kota Wisata.
"Dahulunya Kampung Wisata terdapat beberapa spot yang hidup, di antaranya Kampung Eropa, Amerika, Jepang, Indonesia dan China. Namun, seiring berjalannya waktu Kampung Eropa, Amerika, Jepang pamornya menurun, sehingga dijadikan satu menjadi Kampung China
"Kemudian, seiring waktu yang berkunjung ke Kampung China pun tidak hanya penghuni perumahan Kota Wisata, tetapi dari luar. Bahkan, beberapa pengunjung datang dari luar Jakarta ataupun luar Pulau Jawa," tambahnya. Warna-warni khas Tionghoa membuat kawasan Kampung China sangat hidup, ditambah lampion yang mengantung di sana-sini.
Kini, Kampung China menjadi pusat mencari pernak-pernik unik dan langka Tionghoa, mulai dari lampion, gantungan, patung-patung, pakaian, hingga samurai.

Pada perayaan Cap Go Meh kali inipun pengunjung diyakini akan membanjiri Kampung China yang legendaris ini. Jika Anda bertandang ke Kampung Cina bersama dengan sang buah hati, dapat mengajaknya mengunjungi sebuah danau yang berada tepat di belakang kawasan Kampung Cina. Ada sepeda air berbentuk bebek serta perahu motor yang akan mengajak Anda berkeliling di atas air danau. Kurang lebih, 1 perahu ini dapat menampung 12 orang. Sekian informasi yang bisa saya sampaikan…saya sarankan apabila anda ingin pergi kesana disarankan membawa kendaraan pribadi karena apabila naik angkutan umum harus ngeteng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar